Saturday, 9 March 2013

Kebiasaan Ngemil: Pola makan sehat ternyata tidak cukup We are what we eat tetapi juga We are when we eat

Kita sudah sering mendengar pepatah " We are what we eat". Sangat benar, bahwa makanan yang kita masukkan ke dalam tubuh akan menentukan bagaimana kualitas kesehatan kita. Apabila kita mempunyai pola makan yang tidak seimbang, seperti terlalu banyak lemak dan kurang serat atau hijau-hijauan, maka profil medical check up kita akan menunjukkan tingginya kolesterol, LDL dan trigliserida. Untuk itu anjuran untuk selalu menyeimbangkan pola makan kita selalu kita dengar.

Akhir-akhir ini ilmuwan menemukan fakta yang sangat menarik. Bahwa apa saja yang kita makan tidak cukup, ternyata kapan kita makan itu juga sangat penting. "We are when we eat" sangat penting terutama untuk menjaga tubuh tidak mengalami kegemukan atau penting bagi yang berkeinginan mengurangi berat badan. Ternyata ketika kita mempunyai jadwal makan yang teratur maka tubuh kita seakan-akan diprogram untuk mengetahui kapan menyerap makanan dan kapan tidak. Dengan tidak memberikan asupan makanan di antar waktu makan, maka metabolisme dalam tubuh pun menjadi berkurang aktifitasnya dalam menyerap makanan. Sedang pada saat jam makan, semua ensim-ensim pencernaan pun aktif dan siap menyerap makanan. Yang menarik dengan mempunyai jadwal makan yang tetap,  apabila suatu saat kita (karena suatu hal) harus makan di luar waktu makan kita, tubuh kita tidak akan menganggap makanan tersebut berarti sebagai makanan yang harus diserap dengan maksimal dan akan dibuang dari tubuh. Kondisi ini tidak akan terjadi jika kita selalu makan tanpa henti alias ngemil. Dengan ngemil alias makan tiada henti  maka ensim-ensim pencernaan kita akan selalu pada level yang tinggi dan selalu siap menyerap makanan. Sesedikit apapun makanan yang kita berikan maka tubuh kita akan selalu berusaha semaksimal mungkin untuk menyerapnya.

Untuk itu bagi yang ingin atau sendang melakukan program diet, harus selalu dicamkan utnuk mempunyai jadwal makan yang tetap karena hal ini akan sangat menunjang keberhasilan diet anda. 

sumber science editor choice

10 Alasan untuk memilih makanan organik

1. Makanan organik diproduksi dengan standar kualitas yang ketat

2. Makanan organik memiliki cita rasa lebih dibanding non organik

3. Makanan organik mencegah resiko buruk terhadap kesehatan

4, Pertanian organik memperhatikan penggunaan air yang bijaksana

5. Pertanian organik memperbaiki kualitas tanah pertanian

6. Pertanian organik sejalan dengan alam

7. Pertanian organik mendukung keanekaragaman hayati

8. Pertanian organik membantu menjaga kesehatan lingkungan pedesaan

9. Produk organik semakin diminati sehingga mudah diperoleh.

10. Produsen organik selalu melakukan penelitian yang inovatif dan menjadi yang terdepan

(sumber organic trade association)

Friday, 8 March 2013

Benarkah anda sehat hari ini?

"Yang penting kita sehat... mau bentuk tubuh gemuk dan gendut asal sehat tidak masalah..." Obrolan sore di bbm group (blackberry messenger) diantara teman SMA itu menggodaku. Benarkah kita sehat? Atau hanya "kelihatannya" sehat.

Kadang kita tidak menyadari banyak sekali penyakit yang tidak datang dengan segera. Diantara kita mungkin telah mengenal istilah penyakit degeneratif. Penyakit degeneratif adalah penyakit non infeksi yang disebabkan oleh menurunnya fungsi sel, jaringan dan organ sejalan dengan bertambahnya usia manusia. Penyakit ini pada umumnya disebabkan oleh faktor usia. Semakin tua kita, maka tubuh kita semakin menurun dan akhirnya muncul berbagai macam penyakit degeratif tersebut. Salah satu contoh penyakit degeneratif yang paling banyak diderita aantara lain diabetes melitus tipe 2, stroke, hipertensi, dan penyakit kardiovaskula, 
Penyakit ini pada umumnya menyerang kita setelah usia menginjak 60 tahunan. Akan tetapi data terakhir menyatakan bahwa penyakit ini mulai muncul pada usia 40 tahunan. Bahkan pada beberapa kasus penyakit ini sudah muncul di usia 40 tahun. 


Apa yang menyebabkannya? 

Salah satu yang utama adalah perubahan pola hidup manusia modern. Antara lain dari kesibukan dan stress pekerjaan, polusi lingkungan sampai pola makan yang tidak seimbang. Yang terakhir sangat menarik karena terkait dengan percakapan teman di atas. Badan tambun, chubby alias gemuk pasti tidak datang dengan segera... Kondisi ini terjadi karena akumulasi dari pola makan yang tidak seimbang dengan beban kerja atau pola makan yang tidak seimbang...

Mau tau lebih lanjut tentang pola makan tidak seimbang... Diteruskan besok ya ;)